Di zaman now ini motor bukan barang langka lagi. Motor banyak digunakan dan dimanfaatkan untuk kegiatan mobilisasi dalam kegiatan keseharian kita. Mau ke tempat kerja pake motor, antar jemput sekolah anak pake motor, mau belanja pake motor, bahkan mau plesiran pake motor juga. Mudik ke kampung halaman juga pake motor. Semua serba motor. Becakpun pake motor. Manusia sekarang tak mau lama, ribet, repot bahkan sudah tak biasa jalan kaki.

Mudah, praktis dan hemat biaya serta anti macet, Itulah motor. Motor bisa lewat jalan-jalan sempit. Menikung dengan mudah mendahului tanpa memerlukan jalan yang lebar. Masuk gang keluar gang juga ok. Pokoknya praktis deh.

Baca  Juga : Ahsana Amala Bukan Aksaru Amala

Setiap keluarga biasanya memiliki satu bahkan lebih sepeda motor. Motor juga beragam merek, type dan jenisnya. Bisa puluhan bahkan ratusan jenis dan type motor. Eh kok bicara motor apa hubungannya dengan kreatifitas. Ada pak bos. Bukan harga dan keunggulannya yang kita bahas disini. Karena setiap motor mempunyai keunggulan dan kekurangan masing-masing.

Masih ingat slogan  atau tagline “semakin didepan”,  ingat dong! Tagline ini diucapkan valentio rossi dalam iklan motor yamaha. Yamaha sebuah produsen otomotif yang mengedepankan kreatifitas dalam setiap motor hasil produksinya. Model, bentuk dan design selalu kreatif. Mengikuti perkembangan zaman dan keinginan pencinta motor. Berapa puluh model, jenis, design yang telah diproduksi. Semuanya hasil kerja kreatifitas dengan dukungan team work hebat. Maka tak heran Yamaha memang selalu di depan. Dream (mimpi) dan aksi (action) bisa terwujud dengan kreatifitas.

Tak kalah menariknya produsen motor suzuki dengan tagline “inovasi tiada henti”  membangun kepercayaan masyarakat dan menjawab tuntutan pencinta motor dengan kreatifitas. Kreatifitas membentuk mental inovasi. Inovasi tanpa kreatifitas menemui jalan buntu. Tak ada jalan. Solusi didapat ketika kita kreatif menemukan alternatif lain untuk menyelesaikan sebuah masalah atau kebuntuan dalam berinovasi. Kreatifitas melahirkan solusi untuk menciptakan inovasi. Inovasi tidak boleh berhenti agar tetap eksis selalu. Eksis itu selangkah semakin di depan.

Berbeda dengan produsen motor Honda. Pabrikan motor jepang memanjakan pencinta motor dengan tagline satu hati. “one heart”.  Keinginan pencinta motor dijawab dengan kreatifita juga namun dengan semangat yang berbeda. Lebih mengikat hati ketimbang mengikuti emosional pencinta motor.  Banyak jenis dan type motor yang diproduksi oleh Honda. Model dan desainya mengikuti semangat anak muda. Karena merasa hati honda dan kita sudah menyatu maka gampang dan mudah memenuhi keinginan dan selera pencinta motor honda.

Bisnis dan dunia kerja wajib mengikuti perubahan. Bila tidak ingin tergilas dengan perubahan itu sendiri. Bisnis adalah dunia yang selalu berubah. Bila tak mengikuti perubahan akan menemui hambatan dan rintangan dan tak bisa berkompetisi. Hanya seorang pekerja kreatiflah yang mampu mengikuti perubahan. Karena perubahan disamping menawarkan solusi juga membawa masalah. Hanya  pekerja dan pebisnis kreatif yang dapat mengatasi dampak negatif sebuah perubahan.

Kreatifitas kadang-kadang juga tidak muncul saat dibutuhkan. Mengendap begitu saja. Energi kreatifitas membutuhkan latihan dan pengembangan agar bisa dipake kapan saja dan dimana saja. Banyak cara memunculkan kreatifitas.

  • Pertama, Harus banyak belajar dari pengalaman. Pengalaman guru terbaik. Pengalaman memberi membentuk pola pikir yang pernah kita lakukan. Pengalaman memberi gambaran solusi yang lebih baik karena ada evaluasi. Pengalaman meninggalkan memori tentang cara dan metode yang pernah dilakukan untuk pemecahan masalah. Cara dan metode yang pernah dilakukan menjadi acuan dalam pemecahan masalah pada kesempatan yang lain. Memang perlu modifikasi karena beda waktu dan tempat peristiwa.
  • Kedua, melihat masalah dari sudut yang berbeda. Dari berbagai sisi. Semakin kompleks permasalahan yang kita hadapi maka besar juga kreatifitas yang harus kita munculkan agar solusinya pas dan tepat. Semakin sering kita membedah sebuah masalah maka makin tajam kreatifitas kita. Ibarat sopir jam terbang harus lebih sering. Pilot pun ditentukan jam terbang dalam menghitung profesionalitasnya.
  • Ketiga, buat inventaris solusi dari masalah yang akan kita selesaikan. Semakin banyak solusi semakin sempurna penyelesaiannya. Pertimbangkan kekurangan dan kelebihannya. Bila diperlukan gunakan analisis SWOT. Pilih dan tentukan solusi yang akan tawarkan menjadi pilihan solusi terbaik.
  • Keempat, bentuk tim Kreatif. Permasalahan atau pekerjaan apapun bila dipikirkan oleh banyak orang akan terasa lebih ringan. Lebih banyak solusi yang ditawarkan dan cesspleng dengan masalah yang dipecahkan.